Showing posts with label HC. Show all posts
Showing posts with label HC. Show all posts

Friday, October 24, 2014

Bebrapa Vocal HC Wanita bersuara sangar

Standard
1. Angela Gossow (Arch Enemy)
  
Angela Nathalie Gossow, lahir pada 5 November 1974 adalah vokalis Arch Enemy, band death metal asal Halmstad, Sweden, yang dibentuk pada tahun 1996. Sahabat anehdidunia.com Angela gabung di Arch Enemy pada tahun 2001 menggantikan vokalis Johan Liiva. Gaya bermusiknya dipengaruhi oleh Jeff Walker dari Carcass, David Vincent dari Morbid Angel, dan Dave Mustaine dari Megadeth. Warna vokal Angela Gossow yang nge-growll pas banget sama genre band ini. Sangar deh pokoknya.

berikut videonya


2. Morgan Lander (Kittie)
 
Kittie adalah band metal asal Canada yang beranggotakan 4 wanita “gahar” yaitu Morgan Lander (Vocalist/Guitarist), Marcedes Lander (Drummer), Tara McLeod (Guitarist) dan Ivy Jenkins (Bassist). Kittie dibentuk pada tahun 1996 di London, Ontario dengan album pertama mereka yang berjudul “Split”.

Grup metal ini naik daun dan sukses pada tahun 1999 saat lagu “Brackish” dari debut album Split menjadi hit single. Kittie juga pernah mengiringi “Slipknot” dalam tour mereka di Inggris pada tahun 2000. Karya2 mereka yang terbilang masuk dalam genre Thrash dan Groove Metal tampak unik yang membuat mereka berkembang selama dekade terakhir, tentu saja dengan nu metal style-nya para cewek2 cantik n sexy ini..



Berikut Videonya

3. Alexia & Anissa Rodriguez (Eyes Set to Kill)

 www.anehdidunia.com
 
Alexia Rodriguez adalah gitarist yang merangkap vokalist, sedangkan Anissa Rodriguez adalah bassistnya, keduanya merupakan vokalis2 cantik dari Eyes Set to Kill, sebuah band beraliran post-hardcore yang barasal dari phoenix, Arizona. Walo ada beberapa kalangan yg bilang band ini bukan band metal, tapi menurutku ga ada salahnya aku masukin ke angel of metal, karena beberapa lagu yg dibawakannya masuk kategori genre metal, suara sang vokalis jg ga kalah keren tuh.

Pada tahun 2010, Alexia dan Anissa masuk nominasi The Hottest Chicks in Metal di ajang penghargaan Revolver Golden God Awards. Eyes Set to Kill juga sempat perform di Indonesia pada 8 – 9 Juli 2011 lalu. Dua bersaudara Alexia dan Anissa Rodriguez memulai band ini di tahun 2004, dengan formasi awal Lindsey

Vogt sebagai vokalis, namun Lindsay keluar dari band karena alasan pribadi sehingga kemudian Alexia mengambil alih sebagai vokalis dan gitaris dipadu dengan suara Anissa sang bassist. Kolaborasi vokal yang pas, antara karakter vokal satunya yang nge-growl dan diiringi warna lain yang khas vokal rocker cewek. Cool!

4. Alissa White (The Agonist)


 
Alissa White-Gluz adalah vokalis band metalcore yang berasal dari Montreal, Kanada yang bernama The Agonist. The Agonist, lahir pada tahun 2004, mencakup berbagai macam gaya dari klasik ke black metal. Allisa memadukan suara aslinya dengan suara growl khas metal. Penampilannya terkesan cenderung nggak biasa, unik, asal tabrak aja tuh.. perhatiin deh kostum dan style rambutnya.

Tapi si Alissa ini emang kuerrreenn, so beautiful.. dan di balik wajahnya yg cantik tersembunyi warna vokal yg garang! Syair2 lagu yang dibawakan juga sering mengarah kepada sisi sosial khas hardcore, seperti mengangkat isu isu sosial yang ada maupun kondisi2 yang lagi ngetrend. Keren banget!

5. Otep Shamaya (Otep)

www.anehdidunia.com
 
Otep Shamaya adalah seorang vokalis dari band Otep, band metal dari Los Angeles – California, yang dibentuknya pada tahun 2000. Mengikuti jejak musisi terkenal dari penyanyi folk Woody Guthrie, Otep Shamaya telah memposisikan dirinya sebagai salah satu katalis musik untuk perubahan sosial. Lirik lagu2 Otep kebanyakan melibatkan luapan emosional dari rasa sakit dan pelecehan.

Bahkan, ada perasaan yang sangat pribadi yang dituangkan dalam lagu2 Otep itu dari penggunaan puisi asli sebagai asal dari banyak lirik2 lagu Otep..(si Otep ini emang jago bikin puisi dan nulis2 gitu) Satu hal lagi sebuah keterbukaan dari sang Otep Samaya, adalah dengan pengakuannya secara terang2an yang mengatakan kalo dia adalah seorang lesbian.
Sahabat anehdidunia.com Band Otep sempat bermain beberapa kali di Ozzfest, yang berawal dari ketertarikan Sharon Osbourne pada performa band ini yang kemudian berlanjut ke kontrak label. Sampai saat band ini telah merilis lima album panjang penuh, dan dua EP.

6. Ban Lesage (Shocker Stalin/Shocker X)

www.anehdidunia.com
 
Satu lagi vokalis cewek dengan suara nge-growl, Ban Lesage, vokalis dari band Shocker Stalin ato biasa juga disebut Shocker X, Band asal Buenos Aires, Argentina dengan genre Metal, punk dan Tango (musik tradisioanal khas negara mereka). Single perdananya yang sukses dipasaran berjudul “Us”. Kemudian disusul dengan lagu2 hitsnya yang lain seperti “Shock This” dan “With All My Hate”.

7. Maria Brink (In This Moment)

www.anehdidunia.com
 
Maria Brink adalah vokalist band heavy metal (metalcore melodi) In This Moment, yang dibentuk di North Hollywood, Los Angeles, California, Amerika Serikat pada tahun 2005. Berawal dari pertemuan Maria dengan Christ Howorth (lead guitar) di tahun yang sama yang kemudian menulis lagu bersama, lalu mendirikan In This Moment bersama Jeff Fabb (drum), Blake Bunzel (guitar) dan Josh Newell.

Album pertama mereka, berjudul Beautiful Tragedy yang dirilis pada 20 Maret 2007. Karakter vokal Maria yang melengking, jernih tapi garang dg sekali2 nge ngrowl, pas dengan genre bandnya. Dan di tahun 2010, Brink memenangkan nominasi The Hotest Chicks in Metal dalam ajang penghargaan Revolver Golden God Awards.

8. Kimberly Goss (Sinergy)

www.anehdidunia.com
 
Kimberly Goss adalah vokalis dan anggota pendiri band Sinergy dari Finlandia. Kimberly lahir di Los Angeles dari ayah asal Korea dan ibunya keturunan Jerman-Amerika. Kimberly yang seorang penyanyi dan pemain keyboard adalah mantan istri dari Alexi Laiho, gitaris Children of Bodom.

Kim pernah menjadi additional player di Children of Bodom sepanjang tur Eropa di tahun 1998 dengan mengisi posisi keyboard yang saat itu ditinggal keyboardistnya sibuk sekolah. Dan saat itulah dia mulai dekat dengan Laiho yang kemudian berujung ke pernikahan. Namun pasangan ini bercerai pada tahun 2004. Meski tak lagi bersama, mereka masih tetap teman dekat. Alexi Laiho selain bermain di Children of Bodom juga merangkap sebagai gitaris di Sinergy.

9. Nathalie Geyer (Mystery Blue)

www.anehdidunia.com
 
Nathalie Geyer adalah vokalis dari Mystery Blue, band melodic heavy metal asal Strasbourg Perancis, . (Ada yang tau band ini? ) Mystery Blue sebenernya adalah band lama, yang didirikan pada tahun 1982 oleh sang gitaris Fenzy Philippon. Pada era itu band ini sering perform sebagai band pembuka mengikuti tour band2 terkenal seperti Saxon, Def Leppard, Motorhead, dsb, menjelajah dari Perancis, Belgia dan Jerman. Namun setelah itu agak kurang terdengar gaungnya.

Sampe kemudian pada tahun 1996, Mystery Blue lahir kembali dengan formasi baru yang menambahkan Nathalie Geyer sebagai vokalist untuk memberikan perubahan di segi vokal. Formasi saat ini terdiri dari Frenzy (Guitar), Nathalie (Vocal), Vince (drum) dan Matt (Bass). Dengan kekuatan suara Nathalie yang jernih melengking fantastik, adalah pilihan yang tepat dan sempurna buat memperkuat performa musik mereka yang heavy metal. Muantebz!

10. Candace Kucsulain (Walls of Jerico)
 
Candace Kucsulain adalah vokalis dari band Walls of Jerico, sebuah band metalcore dari Detroit, Michigan - Amerika, yang dibentuk pada tahun 1998. Sebelum bergabung dengan Walls of Jerico, Kucsulain menjadi vokalis Apathemy selama 2 tahun. Suara vokal dan aksi panggungnya gila choy.., sangar banget deh pokoknya si Kucsulain ini.

Adapun formasi band Walls of Jerico saat ini yaitu: Candace Kucsulain (vokal), Chris Rawson (guitar), Mike Hasty (guitar), Aaron Ruby (bass), Dustin Schoenhofer (drum). **Dari list best female fronted metal ato angel of metal yang aku tulis adalah vokalis berparas bule semua (Eropa n Amrik). Namun dibawah ini juga ada beberapa profil angel of metal favoritku dengan face oriental khas Asia, yang style n suaranya gak kalah sangar juga lho..



 

11. Ji-In Cho (Krypteria)

 
Ji In adalah vokalist band rock metal gothic berdarah Korea dari band Krypteria, band metal asal Jerman (Krypteriapolis). Wajah orientalnya sangat kontras dengan para personil band yang bule2 semua. Ji-In, yang belajar vokal dan piano pada Musikhochschule, dan trio temannya: Chris Siemons (guitar), Frank Stumvoll (bass) dan S.C Kuschnersrua (drum) di band ini membentuk satu gebrakan terpanas di Eropa. Dengan style musicnya yang keren dan dibumbui dengan atmosfer misterius dan elemen klasik seperti nyanyian Gregorian sebagai trade mark band ini.

12. Quinn Weng (Seraphim)

www.anehdidunia.com
 
Quinn Weng adalah penyanyi asal Taiwan dengan vokal mezzo-soprano yang merupakan vokalist utama dari Seraphim saat ini. Quinn bergabung di Seraphim pada tahun 2004 menggantikan Pay Lee sang vokalis sebelumnya.(Kabar terakhir menyebutkan bahwa Pay Lee meninggal dunia pada Juli 2011 lalu, RIP Lee..) Seraphim yang berdiri pada tahun 2001 adalah sebuah band heavy metal feat Melodic Power Metal yang berasal dari Taipei, Taiwan.

Gaya musik band ini telah diakui secara luas di banyak website heavy metal di lebih dari 35 negara di Eropa, Amerika, Asia, dan benua Oseania. Demikianlah beberapa profile Angel of Metal kali ini, Still we go on a Music of Metal HighWay!! Keep on rockin’

10 Band Hardcore Terpopuler Di Dunia

Standard


Hardcore
Hardcore punk atau disebut hardcore berasal dari Amerika dan inggris dari tahun 1970-an, aliran Hardcore ini biasanya membawa musik tentang kebebasan berpendapat, bermusik, pengasingan diri dan sosial, adat, budaya, kekerasan, perang, dan kehidupan.
Lagu hardcore kadang dibawa dengan keras dan cepat, juga durasinya sangat pendek.
Semakin lama waktu, semakin pesat band aliran hardcore tersebar di seluruh dunia termasuk juga di Indonesia.Dari sekian banyak band aliran Hardcore kami pilih 10 yang sedang melejit dan di favoritkan pecinta HC, Untuk mengetahuinya siapa saja band hardcore terkenal di dunia, Dan inilah10 Band Hardcore terpopuler di dunia;
  1. blood for blood
    Nama Band: Blood For Blood
    Sejak: 1995
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (10 Album) Hurt You
    (Cassette – 1995) – All Fucked Up
    (Live – 2006)
    Logo:
    blood for blood
  2. BFP
    Nama Band: Born From Pain
    Sejak: 1997
    Negara: Belanda
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (9 Album) Immortality
    (CD – 2001) – The New Future
    (CD – 2012)
    Logo:
    BFP Logo
  3. biohazard
    Nama Band: Biohazard
    Sejak: 1988
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (13 Album) Biohazard
    (CD – 1990) – Reborn in Defiance
    (CD – 2012)
    Logo:
    biohazard
  4. agnostic front
    Nama Band: Agnostic Front
    Sejak: 1982
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (23 Album)United Blood
    (EP – 1983) – My Life My Way
    (CD – 2011)
    Logo:
    agnostic front logo
  5. madballNama Band:Madball
    Sejak: 1988
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (14 Album) Balls of Destruction
    (EP – 1989) – Rebellion
    (EP – 2012)
    Logo:
    madball logo
  6. terror
    Nama Band: Terror (USA -1)
    Sejak: 2000
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (12 Album) Splitseveninch
    (Split – 2003) – No Regrets No Shame: The Bridge Nine Days (Live – 2012)
    Logo:
    terror logo
  7. tagada
    Nama Band: Tagada Jones
    Sejak: 1993
    Negara: Perancis
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (15 Album) Tagada Jones
    (CD – 1995) – Descente Aux Enfers (CD – 2011)
    Logo:
    tagada logo
  8. sick of it all
    Nama Band: Sick Of It All
    Sejak: 1986
    Negara: Amerika
    Puplaritas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (20 album) It’s Clobberin’ Time ! (Démo – 1986) – Nonstop (Compilation – 2011)
    Logo:
    sick of it all logo
  9. walls of jericho
    Nama Banda: Walls Of Jericho
    Sejak: 1998
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ratusan
    Album: (7 Album) A Day and a Thousand Years (EP – 1999) – The American Dream (CD – 2008)
    Logo:
    walls of jericho logo
  10. hate breed
    Nama Band: Hatebreed
    Sejak: 1994
    Negara: Amerika
    Popularitas: *A
    Fans: Ribuan
    Album: (11 Album) Hatebreed – Neglect (Split – 1995) – Hatebreed (CD – 2009)
    Logo:
    hate breed logo
Salam Hardcore cinta damai. \m/ :)

Tips Moshing yang Baik dan Benar

Standard
oke bro langsung saja dibaca postingan dari saya nih tentang tips moshing yang baik dan benar hahaha :

Moshing itu sebenernya menyenangkan dan memberi kita pengalaman. Kalo kamu memutuskan buat moshing, nih aku kasih tipsnya.
1. Pahami dulu aturan yang gak tertulis tentang moshing. Meski kelihatannya begitu Moshing bukan untuk menyakiti orang lain!
2. Kalo ada yang jatuh jangan diam aja, tolongi dia buat berdiri. Dan pastikan dia gak apa2. Lakukan ini terus menerus yaaaaa
3. Pokoknya jangan ganggu cewek yang lagi moshing.
4. Moshing bukan berkelahi loh. Jadi kalo kamu gak sengaja mukul orang, ajak dia jabat tangan buat minta maaf.
5 Selalu berpikir kalo kamu memutuskan berkelahi kamu bakal dikelilingi dan kalah jumlah.
6. Selalu awasi, apabila ada orang yang mau keluar dari moshpit tapi gak bisa, kalo kamu bisa menghandle pit-nya bantu mereka untuk keluar
7. Kalo ada yang terluka dan gak ada yang nolongin di sebuah festival besar, coba ajak orang di sebelahmu buat nolong dia keluar.
8. Orang yang berada pinggir arena moshpit diam karena ada alasannya. Jangan paksa menarik dia buat ikut ke arena moshpit.
9. Ketahui juga resiko moshing, kamu bakal cadera, kena keringat dari orang lain bahkan ludah dan darah. Jadi sadarilah itu :D wkwkwk
10. Pake pakaian yang cocok buat moshpit. Pake pakaian yang gak mudah ternoda dan rusak.
11. Pake sepatu yang pas, buat menghindari sepatu kamu nanti lepas pas ber-moshing ria
12. Copotin aksesoris2 yang berbahaya karena bisa gelukai orang lain bahkan bisa ngelukain kamu. Misalnya piercings.
13. Jangan bawa tas ke moshpit, lebih baik titip ke temenmu. Juga jangan bawa dompet, kemungkinan besar bisa jatuh pas kita moshing.
14. Jangan pake kacamata saat moshing, titipin ke temenmu juga. 
15. Kaosmu bakal ditarik-tarik, jadi pastikan pake kaos yang bisa melindungi kamu.
16. Brace yourself. Selalu waspada dengan tanganmu, karena tiba-tiba saja  orang datang ke arahmu dengan terbang atau meneruduk :D
17. Pahami keadaan. Ada orang-orang yang enjoy bermoshing dengan fun, ada pula anak-anak labil yang jadi perusuh.
18. Jangan minum di arena moshing, lebih baik di pinggir aja.
19. Jangan sampai dehidrasi, karena moshpit itu mengeluarkan banyak keringat dan panas banget. Jadi siapkan lebih banyak air minum.
20. Nah untuk air minum ini cobalah untuk beli di luar venue, karna biasanya harga di dalam venue lebih mahal. Atau bawa galon dari rumah hahaha
21. Kalo kamu capek banget saat bermoshing, jangan dipaksakan buat lanjut. Just enjoy the music sampe selesai.
22. Carilah tempat aman di tengah2 moshpit utnuk beristirahat sebentar, istilahnya disini adalah "Eye Of Storm".
23. Ajaklah banyak temen, kalo kamu terluka nanti ada yang nolongin lah :)
24. Kalo moshing semakin gila, dan kamu pengen keluar. Jangan menunduk atau resikonya semakin besar.
25. Angkatlah tanganmu ke atas dan berjalanlah dengan tenang. Jangan panik, lebih lama asal selamat. Kalo bisa mintalah orang lain menarikmu
26. Kalo nemu sepatu orang atau dompet, coba angkat ke atas kalo ada pemiliknya merasa kehilangan. Atau lebih baik lapor ke panitia.
27. Jangan ngerokok di moshpit, karena bisa saja kamu melukai orang lain dengan rokok yang menyala
28. Terakhir, enjoy. Karena konser adalah hiburan maka gak baik kalo kamu gk menikmatinya karena khawatir tentang sesuatunya, tp waspadalah
Oke mungkin cuma ini tips yang bisa aku bagikan. Enjoy in moshpit area and moshing with me hahaha regards \m/

MARI BER MOSH PIT DENGAN BIJAK..

Standard
moshing adalah tentang bagaimana melepaskan energi dan bersenang-senang bukan menyakiti satu sama lain:
1. yang paling penting di mosh pit adalah, kalo ada Yang jatuh cepet bantu bangunin, itu aturan paling mendasar di mosh pit ‪#‎RulesOfMosh‬
2. kalo di tengah2 circle pit ada cewe ikutan mosh, para pria jangan modus grepe2 itu termasuk pelecehan Seksual!! #RulesOfMosh
3. kalo ada org yg terluka di tengah circle pit usahakan tarik dan segera bawa ke medis #RulesOfMosh
4. pakailah pakaian yang nyaman, dan pastiin sepatu kalian di iket kenceng, kalo pash mosh sepatu lepas bakalan repot. #RulesOfMosh
5. jangan mosh sambil bawa Tas kemungkinan isitas rusak sangat besar & bikin risih org lain #RulesOfMosh
6. lepas semua gelang/jaket/kalung yg ada spike nya saat mosh, bisa melukai mosher lain #RulesOfMosh
7. utk cewe yg suka mosh, usahain pake kemeja/T-shirt jgn pake tank top!! #RulesOfMosh
8. Ada berbagai jenis moshing, dan beradaptasi dengan ini merupakan langkah penting jika Anda ingin menikmatinya #RulesOfMosh
9.kalian yang berdiri di sekeliling circle pit, Dilarang mendorong org yg lg diem, resiko dia jatoh ditengah pit sangat besar!! #RulesOfMosh
10. usahain jangan pakekaca mata saat mosh, kalo kepukul dan pecah bahaya utk muka & mata #RulesOfMosh
11. jgn salah joget.. tau kalo punk=pogo -hardcore=violent dace -heavy metal=headbang dll, #RulesOfMosh
12. melakukan violent dance lebih baik tidak dalam keadaan mabuk #RulesOfMosh
13. resiko terbesar setelah mosh adalah Dehidrasi, jadi pastiin bawa/belli minum pasca mosh #RulesOfMosh
14. pastiin kondisi badan kalian sedang Fit saat mosh #RulesOfMosh
15. stay in control!! tetep control Jangan asal Pukul itu bisi bikin orang lain terluka #RulesOfMosh
16. kalo ydah ngerasa cape jangan makasain buat mosh atau kalian bakalan jatuh/pingsan #RulesOfMosh
17. jangan moshing saat band masih soundchek~ #RulesOfMosh
18. jangan dendam!! kalo muka kalian kepukul,dll jgn dendam dan berusaha ngebales nya, itu bisa jd pigeluteun #RulesOfMosh
19. jangan moshing sambil Udud!! #RulesOfMosh
20. siapa pun yang mau stage diving harus kita tampanan, kasian bisa jatuh dan bisa menyebabkan patah tulang bahkan kematian #RulesOfMosh
21. yang mau stage diving, jangan loncat!! #RulesOfMosh
22. buat cewe di anjurin jangan Stage Diving!! #RulesOfMosh
23. wall of death bukan ajang adu bagong!! #RulesOfMosh
24. coba pelajari dulu apa itu mosh/violent dance/pogo,dll supaya aman buat kalian sendiri dan org sekitar kalian #RulesOfMosh
25. lebih baik mosh dalam keadaan sehat tidak dalam pengaruh alkohol #RulesOfMosh
26. jangan moshing saat break adzan!! #RulesOfMosh
-METALHEADS-


Sumber : ANT-TEKNO.BLOGSPOT.COM

Monday, October 20, 2014

Moshing

Standard



Moshing
Moshpit3.jpg
Audience members at a concert moshing in front of the stage
GenreHardcore punk dance
InventorFans of hardcore punkMetalSka punkRockPunk rock
YearEarly 1980s–present
Place of originOrange County and Los Angeles,California
Related topicsSkank (dance)
Pogo (dance)
A crowd of moshing fans.
Moshing, also known as “slamdancing”, is a style of dance where participants push or slam into each other. It is usually associated with “aggressive” music genres, such as hardcore punk and numerous styles of heavy metal. It is primarily done to live music, although it can be done to recorded music.[1]
Variations of moshing exist, and can be done alone as well as in groups. Moshing usually happens in a "pit" (sometimes called a "mosh pit") and is intended to be energetic and full of body contact. Variations on the traditional mosh include "pogoing", "circle pits" and the more extreme "wall of death", and are typically done in an area in the center of the crowd, generally closer to the stage.[citation needed]
While moshing is seen as a form of positive feedback or expression of enjoyment,[1][2] it has also drawn criticism over dangerous excesses occurring in offshoots. Injuries have been reported in mosh pits, and a few deaths have occurred in a "Wall of Death", an offshoot that developed when slamdancing was adopted at metal shows from its origin at punk shows.[3][4][5][6]

History[edit]

Etymology[edit]

A crowd of moshing music fans.
The term mosh came into use in the early 1980s American hardcore scene in Washington, D.C. Early on, the dance was frequently spelled mash in fanzines and record liner notes, but pronounced mosh, as in the 1982 song "Total Mash" by the D.C.-based hardcore band ScreamH.R. of the band Bad Brains, regarded as a band that "put moshing on the map,"[7] used the term mash in lyrics and in concert stage banter to both incite and to describe the aggressive and often violent dancing of the scene. To "mash it up" was to go wild with the frenzy of the music. Due to his Jamaican-accented pronunciation of the word, fans heard this as mosh instead.[8]
By the mid-1980s, the term was appearing in print with its current spelling. By the time thrash metal band Anthrax used the term in their song "Caught in a Mosh",[9] the word was already a mainstay of hardcore and thrash scenes. Fans of Billy Milanoand the band Stormtroopers of Death have often used the term mosh as an acronym for the phrase "move over shit head" during crowded shows. Through the mainstream success of bands like Anthrax, Nirvana, Stormtroopers of Death, and The Melvins, the term came into the popular vernacular.

Origins[edit]

Crowdsurfing over a mosh pit.
The first dance identifiable as moshing may have originated in Orange CountyCalifornia, during the first wave of American hardcore.[10] Examples of this early moshing can be seen in the documentaries Another State of MindUrban StruggleThe Decline of Western Civilization, and American Hardcore, as well as footage from the shows of the era. At the time California hardcore punk bands such as the Circle Jerks and Dead Kennedys (DK) were popular in Orange County.

Crossover into mainstream genres[edit]

By the end of the 1980s, the initial wave of American hardcore punk had waned and split into other sub-genres. The Seattle-based grunge movement was among the many styles of music that directly evolved from hardcore. Through the mainstream success of several grunge bands, the word mosh entered the popular North American vocabulary and the dance spread to many other music genres. According to John Linnell of They Might Be Giants, "it didn’t matter what kind of music you were playing or what kind of band you were; everybody moshed to everything. It was just kind of the enforced rule of going to concerts."[11]

Physical properties of emergent behavior

File:Moshing.ogg
A clip of moshing music fans.
Researchers from Cornell University in Ithaca studied the emergent behavior of crowds at mosh pits by analyzing online videos, finding similarities with models of 2-D gases in equilibrium.[12] Simulating the crowds with computer models, they found out that a simulation dominated by flocking parameters produced highly ordered behavior, forming vortexes like those seen in the videos.

Opposition, criticism and controversy

The Washington D.C. post-hardcore band Fugazi opposed slamdancing at their live shows. Members of Fugazi were reported to single out and confront specific members of the audience, politely asking them to stop hurting other audience members, or hauling them on stage to apologize on the microphone.[13]
Consolidated, an industrial dance group of the 1990s, stood against moshing. On their third album, Play More Music, they included the song "The Men's Movement", which proclaimed the inappropriate nature of slam dancing. The song consisted of audio recordings during concerts from the audience and members of Consolidated, arguing about moshing.
A no-moshing sign at a concert.
In the 1990s, The Smashing Pumpkins took a stance against moshing, following some especially tragic incidents. At a 1996 Pumpkins concert in DublinIreland, 17-year-old Bernadette O'Brien was crushed by moshing crowd members and later died in the hospital, despite warnings from the band that people were getting hurt.[14] At another concert, singer Billy Corgan said to the audience:
Another fan died at a Smashing Pumpkins concert in VancouverBritish ColumbiaCanada on September 24, 2007. The 20-year-old male was dragged out of the mosh pit, unconscious, to be pronounced dead at a hospital after first-aid specialists attempted to save him.[15][16][17]
A crowd of moshers, with a few people "crowdsurfing" on top of the mosh pit.
Reel Big Fish's 1998 album Why Do They Rock So Hard? included their mosh-criticizing song "Thank You for not Moshing", which contained lyrics that suggested that at least some individuals in the mosh pit were simply bullies who were finding conformity in the violence.
Mike Portnoy, founder and ex-drummer of Dream Theater, and Avenged Sevenfold where he briefly filled in after the death of The Rev, criticized moshing in an interview published on his website:
16 year-old Jessica Michalik was an Australian girl who died as a result of asphyxiation after being crushed in a mosh pit during the 2001 Big Day Out music festival during a performance by nu metal band Limp Bizkit.
Groove metal group Five Finger Death Punch had an incident when, during the song 'White Knuckles' at a concert in Hartford Connecticut, a young man received a compound fracture on his ankle in a mosh pit. Ivan L. Moody, the band's lead singer, stopped the show, leaped into the crowd with Zoltan Bathory, the band's rhythm guitarist, and carried the injured fan onto the stage, where he was taken to the hospital. Moody has been quoted as saying: "I looked him square in the face and asked him if he was okay, or if there was anything I could do for him. He looked over at me, still in shock, and said 'You guys fucking rock!'" Moody stated "I've felt bad because of what has happened. I miss the old Pantera kids who would just throw each other. Just respect other people; come on." Bathory stated: "Because he broke his leg I threw down my guitar. We just finished when he broke his leg, and I came out and I stayed with him until the paramedics picked him up. These are my people and that's how it is."
Joey DeMaio of American heavy metal band Manowar has been known to temporarily stop concerts upon seeing moshing and crowd surfing, claiming it is dangerous to other fans.[19][20]